Daerah  

Bapanas Siap Bantu Parimo Jaga Ketahanan Pangan Pasca Bencana Hidrometeorologi

Bupati Parimo saat melakukan audensi bersama Bappenas. (FOTO:Istimewa)

JAKARTA-SenderNews.id- Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan siap mendukung Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dalam menjaga ketahanan pangan pasca bencana hidrometeorologi.

Komitmen itu disampaikan Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas, Indra Wijayanto, saat menerima audiensi Bupati Parimo, H. Erwin Burase, S.Kom, di Jakarta, Senin (22/9).

banner 970x250

Indra menjelaskan, mekanisme penggunaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) telah diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 125. Cadangan tersebut dapat digunakan untuk empat tujuan strategis, yakni bantuan pangan bagi masyarakat miskin, stabilisasi pasokan dan harga, bantuan darurat, serta bantuan internasional.

“Secara prinsip, apabila seluruh persyaratan administrasi dan teknis terpenuhi, maka bantuan pangan untuk Kabupaten Parimo Insya Allah dapat segera direalisasikan. Selain jaring pengaman sosial, program ini juga berfungsi sebagai stimulus ekonomi masyarakat pasca bencana,” ungkapnya.

Ia menambahkan, data penerima bantuan akan diperbarui sebelum penyaluran agar tepat sasaran sesuai kondisi terbaru di lapangan. Menurutnya, akurasi data menjadi kunci agar bantuan benar-benar menjangkau masyarakat terdampak.

Dalam audiensi, Bupati Parimo Erwin Burase melaporkan kondisi terkini pasca banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Parimo, terkena dampak besar dialami masyarakat, mulai dari kerusakan lahan pertanian, rusaknya pemukiman dan fasilitas umum, hingga hilangnya mata pencaharian petani.

“Kami menyampaikan langsung terkait kerusakan yang dialami warga dan ancaman kerawanan pangan. Dukungan pemerintah pusat melalui Bapanas sangat penting agar ketersediaan pangan di Parimo tetap terjamin,” ungkapnya.

Pertemuan juga membahas sejumlah program strategis daerah, seperti penguatan gerakan Gerbang Desa, pembangunan ketahanan pangan berbasis masyarakat, serta penyediaan logistik bagi kelompok rentan, termasuk lansia, anak-anak, dan ibu hamil.

Ia berharap, sinergi dengan Bapanas dapat mempercepat pemulihan ketahanan pangan di Parimo pasca bencana, sekaligus memperkuat daya tahan masyarakat menghadapi potensi krisis pangan di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *