PARIMO,SenderNews.id-Kapolres Parigi Moutong (Parimo), AKBP Dr. Hendrawan A.N, menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan insan pers menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta membangun kepercayaan publik melalui penyampaian informasi yang akurat dan berimbang.
Ia menyebutkan, media memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat. Ia menilai, hubungan yang harmonis antara Polres dan media dapat memperkuat transparansi serta mendorong terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
“Media adalah mitra strategis Polri dalam menyebarluaskan informasi positif, membangun kepercayaan publik, sekaligus menangkal berita hoaks yang dapat memecah belah masyarakat,” ungkapnya Selasa (4/11)
Ia menambahkan, Polres Parimo berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dengan insan pers, baik dalam peliputan kegiatan kepolisian maupun penyampaian klarifikasi terhadap isu-isu sensitif di masyarakat.
Menurutnya, keterbukaan informasi publik merupakan prinsip penting yang harus dijaga oleh institusi kepolisian di era digital. Oleh karena itu, ia mengajak jurnalis untuk terus menjalin komunikasi aktif agar setiap isu dapat disampaikan secara cepat, tepat, dan berimbang.
Hendrawan juga menegaskan, pihaknya siap menerima kritik dan masukan dari masyarakat maupun media sebagai bagian dari upaya membangun Polri yang lebih profesional dan humanis.
“Kami di Polres Parimo tidak anti kritik. Justru dari kritik yang membangun, kami bisa memperbaiki diri dan meningkatkan pelayanan publik,” tegasnya.
Ia menilai, keterbukaan terhadap kritik bukan bentuk kelemahan institusi, melainkan wujud semangat perubahan agar Polri semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, sejumlah jurnalis yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi sikap terbuka Kapolres Parimo dan jajarannya. Mereka menilai, silaturahmi rutin yang digagas Polres menjadi langkah positif dalam memperkuat kemitraan dengan media.
“Pertemuan seperti ini menunjukkan komitmen Polres Parimo untuk menjadi mitra transparan bagi publik,” kata Sumardin, salah satu wartawan lokal.
Hal senada diungkapkan Mawan, yang menilai gaya kepemimpinan Kapolres Parimo mencerminkan sikap komunikatif dan terbuka terhadap masukan.
“Tidak banyak pimpinan kepolisian yang mau berdialog langsung dengan jurnalis. Ini menunjukkan niat baik untuk membangun kepercayaan,” ujarnya.
Wartawan lainnya, Supardi, menambahkan bahwa kemitraan yang kuat antara Polri dan media akan mendukung penyajian berita yang faktual dan berimbang.
“Dengan komunikasi yang baik, informasi publik dapat disampaikan tanpa menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” pungkasnya.







