PARIMO, Sendernews.id-Kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Farida Farichah, ke Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dalam rangka peresmian Pasar Tematik dimanfaatkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) setempat untuk memaparkan perkembangan pesat sektor durian yang kini menjadi komoditas unggulan daerah.
Ketua Kadin Parimo, Faradiba Zaenong, menyampaikan langsung kepada Wamenkop bahwa Parimo telah resmi menjadi tuan rumah ekspor durian Indonesia–Tiongkok.
“Saya tegaskan bahwa pada panen pekan depan, daerah tersebut akan melakukan pengiriman ekspor perdana durian Montong ke Tiongkok,” ungkapnya, Kamis (20/11).
Dalam pemaparannya, Faradiba mengungkapkan data terkini sektor durian Parimo yang menunjukkan peningkatan signifikan diantaranya
Pohon durian produktif: 114.103 pohon
Luas lahan durian: 1.114 hektar
Produksi panen 2024: 6.000 ton
Perputaran ekonomi petani durian: Rp700 miliar
Jumlah packing house: 16 unit
Pelaku UMKM hilirisasi durian: 6 pelaku
Varietas ekspor: Durian Montong
Ia menjelaskan, dalam peningkatan itu jumlah pohon produktif di parimo menjadikan panen tahun ini berpotensi naik signifikan.
“Parimo memiliki infrastruktur lengkap, mulai dari 16 packing house hingga UMKM hilirisasi. Kita benar-benar siap menjadi pusat ekspor durian Montong ke Tiongkok,” tegasnya.
Wamenkop UKM Farida Farichah yang hadir bersama Wakil Bupati Parim, Abdul Sahid, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Hi Sofiana, menyampaikan apresiasi atas kesiapan daerah.
Ia menekankan pentingnya penguatan koperasi, akses permodalan, dan peningkatan kapasitas UMKM untuk memastikan ekspor berjalan berkelanjutan.
Kunjungan ini semakin menegaskan posisi Parimo sebagai sentra durian strategis Indonesia sekaligus pintu utama ekspor durian Montong ke Tiongkok.







