PARIMO,Sendernews.id-Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tolai terus dikembangkan sebagai gerbang penguat ekonomi wilayah, khususnya bagi masyarakat Desa Tolai. Keberadaan UMKM dinilai mampu menjadi motor penggerak perekonomian desa secara berkelanjutan.
Pemerintah Desa Tolai menaruh perhatian serius terhadap perkembangan pelaku usaha lokal. Berbagai upaya dilakukan untuk mendorong UMKM agar mampu tumbuh, berkembang, dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Kepala Desa Tolai, I Made Gede Dipayan, menegaskan bahwa UMKM merupakan sektor strategis dalam membangun kemandirian ekonomi desa. Oleh karena itu, pemerintah desa terus memberikan dorongan dan motivasi kepada para pelaku usaha.
“Penguatan UMKM tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja baru di tingkat desa. Hal ini menjadi salah satu langkah konkret dalam menekan angka pengangguran,” ungkapnya Minggu (18/01)
Ia menjelaskan, pemerintah desa akan terus mendampingi para pelaku UMKM, baik melalui pembinaan, fasilitasi, maupun dukungan kebijakan yang berpihak pada pengembangan usaha kecil.
Selain fokus pada penguatan UMKM, Pemerintah Desa Tolai juga aktif membangun sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk mempercepat pembangunan ekonomi desa.
“Sinergi tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati dalam membangun desa melalui Program Gerbang Desa, yang bertujuan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi wilayah,” jelasnya.
Program tersebut diharapkan mampu memperkuat peran desa sebagai basis pembangunan, dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki, termasuk sektor UMKM.
Dengan dukungan dari pemerintah kabupaten, UMKM Desa Tolai diharapkan dapat naik kelas, memiliki daya saing, serta mampu menembus pasar yang lebih luas.
“Pemerintah Desa Tolai optimistis, melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa, kabupaten, dan masyarakat, UMKM dapat menjadi pilar utama dalam mewujudkan Desa Tolai yang mandiri dan berdaya saing,” pungkasnya.







