PARIMO, Sendernews.id — Satuan Reserse Narkoba Polres Parigi Moutong (Parimo) mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Desa Silutung, Kecamatan Tinombo Selatan. Seorang pria berinisial RH (38) diamankan di rumahnya setelah polisi melakukan penyelidikan selama sepekan.
RH yang berprofesi sebagai petani ditangkap pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 15.30 Wita, menyusul laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas pesta sabu di kediaman pelaku.
“Informasi dari masyarakat menyebutkan rumah terlapor kerap digunakan untuk pesta narkotika jenis sabu. Setelah dilakukan penyelidikan, tim langsung melakukan penindakan,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Parimo IPTU Nicho Eliezer, Kamis (29/1).
Penangkapan dipimpin langsung KBO Narkoba Satresnarkoba Polres Parimo IPDA Moh Adib Paqihan Yusuf. Dalam penggeledahan badan dan rumah yang disaksikan aparat desa serta warga setempat, polisi menemukan sejumlah barang bukti narkotika.
Dari lokasi, petugas menyita 15 paket kecil sabu dengan berat total 3,06 gram, satu buah bong (alat isap), dua potongan pipet, 10 kaca pirex, sejumlah plastik klip bening kosong, serta satu KTP milik pelaku.
Kepada penyidik, RH mengakui seluruh barang bukti tersebut merupakan miliknya dan berada dalam penguasaannya. Ia juga mengaku memperoleh sabu dari seseorang berinisial F yang berdomisili di wilayah Kayumalue.
“Pelaku mengaku sabu tersebut digunakan untuk konsumsi sendiri saat beraktivitas di kebun. Namun pengakuan ini masih akan kami dalami,” jelas Nicho.
Saat ini, RH telah diamankan di Polres Parimo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pemasok narkotika di wilayah tersebut.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Pasal 609 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Nicho menegaskan, Polres Parimo akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika dan mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.







