Daerah  

Dari Teluk Tomini ke Pasar Nasional, Parimo Perkuat Jejaring Pariwisata

Sekda Parimo, Zulfinasran

JAKARTA, Sendernews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, mempresentasikan potensi pariwisata dan kekuatan ekonomi daerah di hadapan agent tour & travel serta pelaku industri pariwisata nasional dalam forum promosi yang digelar di Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Rabu (11/2).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk memperluas jejaring pemasaran destinasi daerah, sekaligus membuka akses promosi ke pasar nasional hingga internasional.

banner 970x250

Mewakili Bupati Parimo, Zulfinasran menegaskan bahwa Parimo memiliki potensi pariwisata yang lengkap, mulai dari wisata alam, bahari, budaya, hingga komoditas unggulan yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari pengalaman wisata terpadu.

“Parimo berada pada posisi strategis di kawasan Segitiga Emas Teluk Tomini yang menghubungkan Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Utara. Kawasan ini menyimpan potensi bahari, bentang alam, serta keanekaragaman hayati laut yang sangat luar biasa,” ujar Zulfinasran.

Ia menjelaskan, Parimo memiliki garis pantai yang panjang dengan pantai-pantai alami, pulau-pulau kecil, serta berbagai spot wisata bahari. Selain itu, kawasan perdesaan di Parimo masih kuat menjaga kearifan lokal dan budaya masyarakat, baik di wilayah pesisir maupun pedalaman.

Kekayaan budaya tersebut tercermin dalam tradisi adat, kesenian daerah, kuliner khas, serta pola kehidupan masyarakat yang autentik dan bernilai jual tinggi bagi wisatawan.

Tak hanya mengandalkan wisata alam dan budaya, Zulfinasran juga menyoroti potensi komoditas unggulan daerah, khususnya durian Parimo, yang selama ini dikenal luas sebagai salah satu durian terbaik di Indonesia.

“Durian Parimo bukan hanya komoditas pertanian, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata berbasis gastronomi dan agrowisata. Ini merupakan peluang besar untuk mengintegrasikan sektor pariwisata dan pertanian,” katanya.

Menurutnya, pengembangan pariwisata Parimo diarahkan pada konsep pariwisata berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal, termasuk UMKM, petani, nelayan, dan pelaku ekonomi kreatif.

Zulfinasran juga mengajak para pelaku industri pariwisata untuk menjadikan Parimo sebagai destinasi alternatif unggulan di kawasan Indonesia Tengah, seiring dengan meningkatnya konektivitas dan minat wisatawan terhadap destinasi baru yang berbasis alam dan budaya.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan agent tour, travel operator, dan investor pariwisata untuk bersama-sama mengembangkan Parimo sebagai destinasi unggulan di kawasan Teluk Tomini,” tutupnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian promosi daerah yang difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata RI, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri dalam mendorong pemerataan pariwisata nasional.

Penulis: TriEditor: Mawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *