PARIGI, Sendernews.id– Menghadapi lonjakan transaksi menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tengah atau Bank Sulteng Cabang Parigi Moutong menyiapkan uang tunai sebesar Rp50 miliar.
Kepala Kantor Cabang Bank Sulteng Parimo, Alan Fajrin, mengatakan jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, seiring tingginya kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
“Sejak awal Ramadan hingga saat ini, total uang yang kami siapkan hampir mencapai Rp50 miliar. Jumlah ini meningkat sekitar Rp15 miliar dibanding tahun lalu,” ungkapnya saat ditemui, Selasa (17/3).
Menurutnya, peningkatan kebutuhan uang tunai merupakan tren tahunan yang dipicu oleh meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari konsumsi rumah tangga hingga tradisi berbagi saat Lebaran.
Ia menegaskan, pihaknya tidak hanya fokus pada ketersediaan uang tunai, tetapi juga memastikan uang tersebut benar-benar beredar di tengah masyarakat guna mendorong perputaran ekonomi daerah.
“Kami berharap uang ini tidak hanya tersimpan di bank, tetapi bisa berputar di masyarakat, baik di Parimo maupun dari luar daerah,” jelasnya.
Terkait layanan penukaran uang pecahan kecil, Alan Fajrin menyebut mekanismenya kini diatur oleh Bank Indonesia melalui sistem berbasis aplikasi.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan untuk memastikan pemerataan distribusi uang baru sekaligus mencegah praktik penyalahgunaan, seperti penjualan kembali uang pecahan dengan harga lebih tinggi.
“Penukaran uang sekarang diatur melalui aplikasi Bank Indonesia. Satu orang dibatasi menggunakan satu KTP, agar semua masyarakat mendapat kesempatan yang sama,” katanya.
Ia menambahkan, meski terdapat pembatasan dalam jumlah penukaran, Bank Sulteng tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.






