Program Satu Rumah Satu Pengusaha, KADIN Parimo Perkuat Petani Jagung Desa Lobu

Ketua KADIN Parimo, bersama Wakil Bupati dan unsur Forkopimda.

PARIMO,Sendernews— Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya dalam mendukung petani jagung melalui Program Satu Rumah Satu Pengusaha sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Program tersebut menyasar petani jagung di Desa Lobu yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung kebutuhan pangan daerah. KADIN menggandeng pemerintah daerah untuk memastikan program berjalan terarah dan berkelanjutan.

banner 970x250

Ketua KADIN Parimo, Faradibah Zaenong, mengatakan bahwa Satu Rumah Satu Pengusaha merupakan strategi mendorong setiap keluarga petani agar tidak hanya berperan sebagai produsen bahan mentah, tetapi juga mampu mengelola usaha secara mandiri.

“KADIN ingin petani jagung naik kelas, dari sekadar menjual hasil panen menjadi pelaku usaha yang memiliki perencanaan, pengelolaan, dan pemasaran yang baik,” ungkapnya Sabtu (31/1) saat Panen Jagung di Desa Lobu.

Melalui program ini, petani didorong untuk memahami manajemen usaha sederhana, mulai dari pencatatan biaya produksi, penghitungan keuntungan, hingga pengelolaan modal agar usaha pertanian dapat terus berkembang.

Selain itu, KADIN juga mengedukasi petani agar tidak bergantung pada satu mata rantai pemasaran. Petani dianjurkan mencari alternatif pasar, termasuk kerja sama dengan koperasi, UMKM pengolahan, maupun pasar lokal dan regional.

Ia menjelaskan, program Satu Rumah Satu Pengusaha juga mengajarkan pentingnya nilai tambah produk, misalnya melalui pengeringan jagung yang baik, pengemasan sederhana, atau pengolahan lanjutan agar harga jual lebih stabil dan menguntungkan.

Dukungan terhadap program ini semakin kuat dengan adanya dukungan penuh dari Gubernur, sehingga diharapkan dapat memperluas akses pendampingan, pelatihan, serta pembiayaan bagi petani jagung di Desa Lobu dan wilayah lainnya.

KADIN bersama pemerintah daerah juga mendorong petani untuk memanfaatkan kelompok tani sebagai wadah belajar dan berbagi pengalaman, sekaligus memperkuat posisi tawar petani dalam rantai pasok pertanian.

Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif ini, KADIN berharap petani jagung Desa Lobu mampu menjadi pengusaha mandiri yang berdaya saing, sekaligus berkontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan Kabupaten Parimo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *