PARIMO-SenderNews.id-Polres Parigi Moutong (Parimo) menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan Perum Bulog. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni Polsek Tinombo dan Desa Maninili, Kecamatan Tinombo Selatan, Kamis (11/9).
Dalam kegiatan tersebut, beras dijual dengan harga Rp12.000 per kilogram atau Rp60.000 per sak kemasan 5 kilogram. Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan pasaran, sehingga disambut antusias oleh warga.
Kapolres Parigi Moutong, AKBP Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., mengatakan GPM merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat sekaligus upaya mendukung ketahanan pangan daerah.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau, sehingga tidak terlalu terbebani dengan kenaikan harga di pasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi Polres Parimo bersama Bulog dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan aman, tertib, dan lancar. Warga pun menyambut baik inisiatif Polres tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu karena dapat memperoleh beras dengan harga yang lebih rendah dari biasanya.
Berdasarkan data, tercatat sebanyak 2 ton atau 2.000 kilogram beras berhasil terjual kepada masyarakat, setara dengan 400 sak. Angka ini menunjukkan tingginya kebutuhan sekaligus kepercayaan warga terhadap program pangan murah.
Gerakan Pangan Murah diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi bukti nyata peran Polri dalam mendukung pemerintah menghadapi tantangan pangan.
“Ke depan, Polres Parimo berharap program ini dapat terus berlanjut agar manfaatnya lebih luas, serta memperkuat kebersamaan antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang merata di Parimo,” pungkas Kapolres.







