Daerah  

Bantuan Benih 26,9 Ton Perkuat Pertanian Parimo

Bupati Parimo, Erwin Burase menyerahkan bantuan Benih kepada kelompok tani

PARIMO, Sendernews.id— Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menerima bantuan benih jagung sebanyak 26.955 kilogram dari Kementerian Pertanian RI. Bantuan tersebut dialokasikan untuk pengembangan lahan seluas 1.797 hektare.

Bantuan benih ini diberikan untuk meningkatkan produksi pangan daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Pemerintah daerah menargetkan hasil panen dapat mendorong nilai ekonomi sektor pertanian.

banner 970x250

Selain benih, Kementerian Pertanian juga menyerahkan dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk kelompok tani. Total terdapat 20 unit traktor roda dua yang diserahkan kepada Brigade Alsintan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Parimo.

Bupati Parimo, Erwin Burase, mengatakan bantuan benih tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, dukungan ini merupakan wujud komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pertanian daerah.

Selain dukungan pusat, pemerintah daerah juga mengalokasikan bantuan tambahan. Erwin menyebut, APBD Parimo turut mendukung pengembangan benih jagung pada lahan seluas 24 hektare.

“Bantuan yang diterima tahun ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pilar pembangunan daerah,” ujar Erwin, Senin (8/12).

Ia menjelaskan, program bantuan juga diiringi penguatan fasilitas pengelolaan lahan. Alsintan yang diberikan akan digunakan sebagai bagian dari upaya modernisasi pertanian di Parimo.

Menurut Erwin, bantuan alsintan juga mendukung program cetak sawah baru seluas 404,6 hektare. Program itu sedang berjalan dan ditargetkan dapat memperluas area lahan produksi pertanian di daerah.

Ia mengapresiasi upaya lobi yang dilakukan jajaran Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Parimo dalam memperoleh dukungan dari pemerintah pusat. Menurutnya, kolaborasi itu penting untuk mempercepat pembangunan sektor pertanian.

Ia meminta kelompok tani penerima bantuan agar mengelola benih dan alsintan secara optimal, transparan, dan bertanggung jawab.

“Saya berharap hasil pertanian bisa meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok dan masyarakat luas,”pungkasnya.

Penulis: TriEditor: Mawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *