PARIMO,Sendernews.id-Kebun Mente milik warga Parigi Barat Parigi Moutong (Parimo) dilahap si jago merah, akibat kelalaian pemiliknya dalam pengelolaan sampah.
Kebakaran terjadi pada Senin (19/01) pukul 10.00 wita, berlokasi di Dusun III Desa Baliara, mengakibatkan 50 pohon buah mente hangus dan kerugian sebesar Rp. 10 juta.
Kapolsek Parigi IPTU, Noldy Williams Sualang, mengatakan, saat pemilik kebun Jumadin Nur (50) menumpuk sampah limbah rumah tangga yang dibuang sembarangan di pinggir sungai. Kondisi cuaca panas disertai angin kencang membuat api dengan cepat menjalar ke area kebun yang dipenuhi semak dan rumput kering.
“Menurut saksi mata Dahlan, sejak pagi hari tumpukan sampah tersebut sudah mengeluarkan asap. Namun warga tidak menyangka api akan membesar dan merambat dengan cepat. Upaya pemadaman secara manual oleh warga tidak membuahkan hasil hingga akhirnya satu unit pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WITA dan berhasil melakukan pemadaman total,” ungkapnya.
Ia menegaskan, peristiwa ini murni akibat kelalaian manusia dan harus menjadi perhatian serius seluruh masyarakat.
“Kebakaran ini menjadi peringatan keras bagi kita semua. Sampah yang dibuang sembarangan di area terbuka sangat berpotensi memicu kebakaran, terutama saat cuaca panas dan lingkungan dalam kondisi kering,” jelasnya.
Kata dia, pihaknya akan terus melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi serta meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan kebakaran.
“ Pencegahan hanya bisa dilakukan jika ada kepedulian bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna memperketat pengawasan pembuangan sampah serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran lahan dan konsekuensi hukumnya.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa satu kelalaian kecil dapat berdampak besar. Polri mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.







