Dari Tambang hingga Durian, Parimo Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Lapangan Kerja Baru

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid saat hut Parimo ke 24

PARIMO, Sendernews.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan industri dan sektor unggulan daerah.

Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengungkapkan, salah satu proyek strategis yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan kawasan industri pengolahan nikel yang masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN).

banner 970x250

Dimana Nikel Morowali nantinya akan diolah di Parimo menjadi bahan baku baterai kendaraan listrik.

“Ini peluang besar. Industri ini akan membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat,” ungkapnya saat Hut Parimo ke 24, Jum’at (10/4)

Selain sektor pertambangan dan industri, Parimo juga memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, termasuk komoditas durian yang mulai dikembangkan secara serius.

Pengembangan “packing house” durian disebut mampu menyerap ratusan tenaga kerja, dan berpotensi terus bertambah seiring meningkatnya produksi.

Tak hanya itu, berbagai program pemerintah provinsi juga telah digulirkan, seperti bantuan pendidikan melalui program “Berani Cerdas”, layanan kesehatan “Berani Sehat”, hingga pembangunan infrastruktur jalan dan listrik.

Sepanjang 2025, tercatat puluhan ribu masyarakat Parimo telah menerima manfaat layanan kesehatan gratis, serta ribuan mahasiswa mendapatkan bantuan pendidikan.

Gubernur optimistis, dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, Parimo akan menjadi kunci kemajuan Sulawesi Tengah.

“Parimo adalah kekuatan. Tanpa kemajuan Parimo, Sulawesi Tengah tidak akan maju,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *