PARIMO, Sendernews.id— Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda tiga kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dengan total lahan terdampak mencapai sekitar 5,4 hektare.
Kebakaran terjadi di sejumlah lokasi pada Rabu sekitar pukul 13.00 WITA. Tim gabungan bergerak melakukan pemadaman hingga seluruh titik api berhasil dikendalikan pada sore hari.
Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Moh Rivai, mengatakan titik kebakaran tersebar di Desa Lebo, Kecamatan Parigi, Desa Sejoli dan Moutong Barat, Kecamatan Moutong, serta Desa Bolano Barat, Kecamatan Bolano.
Dari luas lahan yang terdampak, sekitar empat hektare merupakan kebun kelapa milik warga di Desa Sejoli. Kebun kelapa lainnya yang terdampak berada di Desa Moutong Barat dengan luas sekitar 0,5 hektare.
Sementara di Desa Lebo, kebakaran menghanguskan sekitar 0,15 hektare lahan kosong. Adapun di Desa Bolano Barat, luas lahan kosong yang terdampak mencapai sekitar 0,75 hektare.
Pemadaman melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, pemadam kebakaran, TNI/Polri, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tengah, aparat kecamatan dan desa, serta masyarakat.
Ia memastikan kondisi telah terkendali setelah seluruh titik api dipadamkan. Tim di lapangan juga tidak menemukan kemunculan titik api baru pascapemadaman.
“Tidak ada titik api baru setelah semua berhasil dipadamkan,” kata Rivai.
Mengantisipasi kebakaran susulan, Pemkab Parigi Moutong memperkuat kesiapsiagaan menghadapi karhutla dan kekeringan. Posko siaga darurat juga didirikan sebagai langkah menghadapi periode rawan kebakaran pada September.
Pemkab Parimo telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan dan karhutla di delapan kecamatan, yakni Palasa, Tomini, Mepanga, Ongka Malino, Bolano, Bolano Lambunu, Taopa, dan Moutong.
Rivai mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Pencegahan dan edukasi dinilai penting untuk menekan risiko karhutla meluas.







