PARIMO, Sendernews.id— Penanganan banjir di Kecamatan Toribulu dan kekeringan di wilayah Bolano hingga Moutong, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), diperkuat dengan dukungan satu unit ekskavator, Mobil Tangki Air (MTA), dan 500 lembar geobag.
Dukungan tersebut merupakan hasil koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parimo dengan BPBD Provinsi Sulteng, BPBPK Provinsi Sulawesi Tengah, serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III, Jumat (2/10).
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Parimo, Rivai menyampaikan, kebutuhan penanganan banjir dan kekeringan, termasuk alat berat, armada distribusi air serta material penguatan tebing.
“Untuk menangani kekeringan, BPBPK Provinsi Sulteng mengirimkan satu unit MTA untuk mendukung distribusi air kepada masyarakat di wilayah Bolano hingga Moutong,”ungkapnya.
Sementara penanganan banjir di Kecamatan Toribulu diperkuat dengan perpanjangan peminjaman satu unit ekskavator dari BPBD Sulteng.
Alat berat tersebut akan digunakan untuk mendukung penanganan dampak banjir di wilayah yang membutuhkan penanganan menggunakan alat berat.
“Selain itu, BWS Sulawesi III menyerahkan 500 lembar geobag untuk penguatan tebing sungai di wilayah Tomoli Utara, Sienjo dan Sibalago, Kecamatan Toribulu,”jelasnya.
Ia menjelaskan, Geobag tersebut menjadi salah satu material yang disiapkan untuk memperkuat tebing sungai yang terdampak dan mengurangi risiko kerusakan akibat kondisi sungai.
Dukungan tersebut diharapkan mempercepat penanganan bencana sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir di Toribulu dan kekeringan di wilayah Bolano hingga Moutong.







