Daerah  

Surplus Beras Parimo Menurun, Bupati Soroti Banjir hingga Gangguan Sumber Air

Bupati Parimo, Erwin Burase saat melakukan panen raya hasil cetakan sawah baru seluas lima hektare

PARIMO, Sendernews.id— Penurunan surplus beras Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menjadi perhatian pemerintah daerah di tengah upaya meningkatkan produksi pangan melalui program Cetak Sawah Rakyat.

Bupati Parimo, Erwin Burase mengatakan, surplus beras yang sebelumnya hampir mencapai 200 ribu ton kini turun menjadi sekitar 90–100 ribu ton. Kondisi tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah yang perlu segera dicarikan solusi.

banner 970x250

“Penurunan produksi tidak terlepas dari sejumlah persoalan di sektor pertanian, termasuk bencana banjir dan kekeringan yang berdampak pada gagal panen serta mengganggu waktu tanam petani,” ungkapnya saat panen perdana padi hasil Cetak Sawah Rakyat Tahun Anggaran 2025 seluas 5 hektare di Dusun Toriapes, Desa Kasimbar, Kecamatan Kasimbar, Selasa (6/10).

Selain itu, terganggunya sumber air akibat aktivitas pertambangan juga disebut turut memengaruhi kondisi pertanian di sejumlah wilayah.

Panen tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program nasional untuk mendukung swasembada pangan sekaligus mendorong peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Parigi Moutong.

Ia menyebutkan kondisi penurunan surplus beras tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama. Pemerintah daerah, kata dia, perlu mencari langkah konkret agar produksi pangan kembali meningkat dan target surplus beras dapat dicapai.

Dirinya menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan Cetak Sawah Rakyat hingga menghasilkan panen perdana.

“Panen yang kita laksanakan pada hari ini merupakan sebuah capaian yang patut kita syukuri,” jelasnya.

Ia berharap program cetak sawah dan berbagai upaya peningkatan produksi pertanian lainnya dapat memperkuat posisi Parimo dalam mendukung agenda swasembada pangan nasional.

“Sehingga program dari Bapak Presiden menuju swasembada pangan, Kabupaten Parimo menjadi yang terdepan di Provinsi Sulteng. Ini harapan kita bersama,” pungkasnya.

Penulis: TriEditor: Mawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *