PARIMO, Sendernews.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, membidik masuknya komoditas kelapa dalam dan peternakan sapi perah terintegrasi dalam daftar proyek investasi yang ditawarkan kepada investor melalui Investment Project to Offer (IPRO).
Upaya tersebut ditindaklanjuti Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, melalui presentasi daring bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM serta Bank Indonesia di salah satu Hotel di Palu, Jumat (9/10).
Dari dua proyek yang diajukan Pemkab Parimo, peternakan sapi perah terintegrasi berhasil masuk enam besar proyek yang lolos kurasi dan memperoleh kesempatan untuk dipresentasikan.
Sementara itu, proyek kelapa dalam juga menjadi salah satu potensi investasi yang diusulkan daerah.
Kurasi proyek IPRO tersebut melibatkan enam wilayah, yakni Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Tengah. Kabupaten Parigi Moutong menjadi daerah yang mewakili Sulawesi Tengah dalam tahapan presentasi tersebut.
Dalam pemaparannya, Bupati menjelaskan rencana pengembangan peternakan sapi perah yang mencakup Kecamatan Parigi Selatan, Torue, hingga Sausu. Kawasan itu memiliki potensi lahan sekitar 35.157 hektare, dengan tahap awal pengembangan direncanakan melalui pembangunan peternakan percontohan seluas kurang lebih empat hektare.
Selain ketersediaan lahan, pemerintah daerah turut menawarkan potensi pasar susu sebagai penunjang kelayakan investasi. Kebutuhan tersebut antara lain berasal dari 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Parigi Moutong dan program gizi daerah.
Peluang pemasaran juga terbuka melalui hotel dan restoran di sepanjang koridor Palu hingga Teluk Tomini, serta industri pengolahan susu nasional yang masih membutuhkan pasokan dari luar Pulau Jawa.
Untuk menjamin kelancaran investasi, pihaknya menegaskan pemerintah daerah berkomitmen memberikan kepastian terkait lahan. Jika terdapat persoalan atau sengketa lahan dengan masyarakat, Pemkab Parimo akan membantu menyelesaikannya sebelum investor memulai pembangunan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Parigi Moutong, Moko Ariyanto, mengatakan presentasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju Forum Investasi Nasional (FIN).
Dalam forum tersebut, Parigi Moutong juga mendapat kesempatan membuka stan untuk memperkenalkan proyek peternakan sapi perah terintegrasi kepada calon investor. Kesempatan itu diharapkan dapat memperluas promosi potensi daerah sekaligus menarik minat penanam modal.
Kegiatan presentasi turut dihadiri Kepala Bappelitbangda, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan, Pelaksana Tugas Kepala DPMPTSP, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPRP, Kepala Bagian Kerja Sama Kabupaten Parigi Moutong, serta Kepala Bidang DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah.
Melalui pengajuan proyek IPRO dan promosi dalam Forum Investasi Nasional, Pemkab Parimo berupaya mendorong realisasi investasi berbasis potensi lokal, memperkuat sektor peternakan dan perkebunan, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah.







