Daerah  

PFI Palu Bagikan Masker, PM2.5 Tembus 251 Mikrogram

PFI Palu bagi masker kepada pengendara

PALU, Sendernews.id— Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Palu membagikan masker kepada pengendara di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (16/10), menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. Hasil pemantauan menunjukkan konsentrasi PM2.5 mencapai 251 mikrogram per meter kubik, masuk kategori berbahaya.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama warga yang harus beraktivitas di luar ruangan dan terpapar langsung polusi udara di jalan raya.

banner 970x250

Ketua PFI Kota Palu, Muhammad Rifki Hasan, mengatakan pembagian masker merupakan langkah sederhana untuk membantu masyarakat mengurangi risiko paparan kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut.

“Kami membagikan masker kepada para pengendara untuk mengurangi risiko dampak kabut asap yang sampai ke Palu,” ungkapny.

Ia berharap kegiatan itu mendorong masyarakat lebih waspada terhadap kondisi udara dan tidak mengabaikan risiko kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan.

Menurutnya, paparan polusi udara tetap perlu diantisipasi meskipun kabut asap tidak selalu terlihat jelas. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan partikel di udara.

Berdasarkan laporan Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Lore Lindu Bariri, konsentrasi PM2.5 pada Jumat siang mencapai 251 mikrogram per meter kubik dan masuk kategori berbahaya. Sementara itu, PM10 berada dalam kategori tidak sehat.

Kedua parameter tersebut juga mencatat nilai tertinggi selama periode pemantauan tujuh hari terakhir hingga 16 Oktober 2026. Kondisi ini menjadi perhatian karena kualitas udara yang memburuk dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

Dalam laporan pemantauan tersebut, cuaca saat pengukuran tercatat cerah berawan. Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat tetap perlu memperhatikan informasi kualitas udara dan tidak hanya mengandalkan kondisi langit sebagai indikator aman atau tidaknya udara yang dihirup.

SPAG Lore Lindu Bariri mengimbau masyarakat menggunakan masker untuk mengurangi paparan debu, tidak membakar sampah di halaman rumah, serta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) melebihi angka 100.

Melalui aksi pembagian masker ini, PFI Kota Palu mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan di tengah memburuknya kualitas udara. Langkah pencegahan dinilai penting untuk mengurangi risiko paparan polusi, terutama bagi pengendara dan warga yang beraktivitas di ruang terbuka.

Penulis: TriEditor: Mawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *