BI Distribusikan Rp10,56 Miliar ke Wilayah 3T Sulteng

Direktur Departemen Pengelolaan Keuangan BI, Faris Budiawan. (FOTO:Istimewa)

PARIMO-SenderNews.id-Bank Indonesia (BI) kembali menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini bertujuan mendistribusikan uang layak edar.

Tahun ini, BI membawa uang senilai Rp10,56 miliar untuk didistribusikan ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan terpencil) dengan dukungan TNI AL, pemerintah daerah, serta aparat terkait.

banner 970x250

Direktur Departemen Pengelolaan Keuangan BI, Faris Budiawan, mengatakan ekspedisi ini merupakan amanat undang-undang mata uang untuk memastikan masyarakat di seluruh pelosok tetap mendapatkan akses uang rupiah yang layak edar.

“Kami harus menjamin uang di dompet masyarakat maupun di ATM selalu dalam kondisi baik dan sesuai kebutuhan,” ujarnya dalam acara pelepasan ekspedisi di Parigi Moutong, Kamis (18/9/2025).

Menurut Faris, tantangan utama distribusi terletak pada kondisi geografis Indonesia yang luas dan beragam. Banyak daerah hanya bisa ditempuh dengan kapal atau kendaraan khusus, bahkan melewati hutan dan laut berjam-jam lamanya.

Untuk menjawab tantangan itu, BI sejak 2012 menggandeng TNI AL agar distribusi rupiah menjangkau seluruh pulau, sekaligus menegaskan simbol kedaulatan negara di daerah perbatasan.

Selain mendistribusikan uang, ekspedisi juga diisi dengan edukasi kepada masyarakat mengenai ciri-ciri keaslian rupiah serta kampanye “Cinta, Bangga, Paham Rupiah”. Penukaran uang lusuh dengan uang baru tetap menjadi agenda utama.

Tahun ini, Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Sulteng akan menyasar lima wilayah kepulauan, yaitu Banggai, Salakan, Wakai, Lawan, dan Bokan. Antusiasme masyarakat di pulau-pulau terpencil disebut selalu tinggi setiap kali ekspedisi tiba.

“Meski jumlah uang yang mereka tukar tidak besar, masyarakat sangat bahagia bisa mendapatkan rupiah baru yang layak edar,” jelas Faris.

Selain distribusi uang, BI bersama perbankan dan instansi daerah juga melaksanakan kegiatan sosial untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat setempat.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 ditargetkan menjangkau 18 provinsi dengan 90 pulau 3T. Setelah dari Sulawesi Tengah, agenda ekspedisi akan berlanjut ke Maluku, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *