PARIGI,Sendernews.id– Rasa takut mulai menghantui warga Kota Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, pasca insiden pohon tumbang yang menelan korban jiwa.
Sejumlah warga mengaku khawatir melintasi ruas jalan di wilayah kota, terutama di jalur dua kawasan perkantoran yang dipenuhi pohon trambesi berukuran besar.
“Sekarang kami jadi was-was kalau lewat di bawah pohon besar, apalagi saat angin kencang,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namannya.
Kekhawatiran ini muncul meski lokasi kejadian berada di Jalan Lidah Gimba atau yang dikenal sebagai Lorong Cinta.
Insiden tersebut sebelumnya menyebabkan Ezhan (4) tertimpa pohon tumbang hingga merengut nyawa dan sang ibu mengalami luka serius. Korban sempat menjalani perawatan medis intensif.
Namun, informasi terbaru yang beredar menyebutkan sang ibu Julita (41) akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan.
Kondisi ini semakin memperkuat kekhawatiran masyarakat terhadap potensi bahaya pohon-pohon tua di sepanjang jalan kota, khususnya saat cuaca ekstrem.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, seperti melakukan pemangkasan atau penebangan pohon yang dinilai rawan tumbang, guna mencegah kejadian serupa terulang.







