PARIGI, Sendernews.id – Semangat mendorong komoditas lokal menembus pasar internasional kembali menguat dalam momentum “Berani Ekspor Raya Durian Sulteng Nambaso” yang mempertemukan para pemangku kepentingan dalam satu panggung kolaborasi.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Parigi Moutong (Parimo), Faradiba Zaenong, hadir bersama Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid, Wakil Gubernur Renny Lamajido, serta seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Sulteng.
Kehadiran bersama tersebut menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam mendorong durian Sulawesi Tengah sebagai komoditas unggulan ekspor.
“Ini adalah penegasan bahwa seluruh pemangku kepentingan di Sulawesi Tengah memiliki satu visi untuk mendorong durian menembus pasar global,” ungkaonya Jumat (17/4).
Ia menegaskan, pengembangan durian kini tidak lagi dipandang sebagai sektor tradisional, melainkan telah bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan daya saing daerah.
Menurutnya, dukungan pemerintah dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota menjadi faktor penting dalam mempercepat pengembangan industri durian yang terintegrasi.
Faradiba juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani agar target ekspor dapat tercapai.
“Ini bukan sekadar kebersamaan di atas panggung, tetapi komitmen nyata untuk membawa durian Sulawesi Tengah naik kelas hingga menembus pasar dunia,” tegasnya.







