Ekonomi Sulteng Tumbuh 8,32 Persen, Kadin Diminta Ambil Peran Strategis

Wakil Gubernur Sulteng, Reny Lamajido

PARIMO, Sendernews.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengambil peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah tahun 2026 melalui peningkatan investasi dan penguatan sektor usaha potensial.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido saat menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII Kadin Sulteng di Palu, Rabu (20/5)

banner 970x250

“Kadin merupakan wadah berkumpulnya para pengusaha di daerah. Melalui jaringan yang dimiliki, kami berharap Kadin mampu mendorong peningkatan investasi agar pertumbuhan ekonomi daerah semakin kuat,” ungkapnya

Ia mengatakan, Kadin memiliki posisi strategis dalam mendukung iklim investasi di Sulawesi Tengah. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha guna menarik investor membangun bisnis di daerah tersebut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah pada triwulan I tahun 2026 mencapai 8,32 persen. Pertumbuhan tersebut ditopang sektor industri pengolahan berbasis pertambangan nikel.

Menurut Reny, Sulawesi Tengah memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, kelautan, perikanan, pertambangan hingga perdagangan dan jasa. Namun, potensi tersebut dinilai belum dikelola secara optimal.

“Kadin harus mampu mengambil peran dalam mengoptimalkan potensi-potensi ekonomi tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sektor industri pengolahan mengalami penguatan seiring peningkatan produksi nikel yang tumbuh sekitar 15,9 persen. Selain itu, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan tumbuh sebesar 16,19 persen, sedangkan sektor pertambangan dan penggalian tumbuh 14,17 persen.

Di sisi lain, Pemprov Sulteng juga tengah mendorong ekspor komoditas durian ke Tiongkok. Dalam periode Januari hingga April 2026, ekspor durian tercatat mencapai 1.044 ton dengan nilai pendapatan petani sekitar Rp397 miliar.

“Durian bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi daerah. Karena itu, kami berharap Kadin sebagai mitra strategis pemerintah mampu memanfaatkan peluang bisnis baru untuk memperkuat perekonomian daerah,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Reny juga mengingatkan pelaksanaan Musprov Kadin Sulteng agar berjalan dalam suasana kekeluargaan dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat.

“Tidak perlu sampai gontok-gontokan. Kalah dan menang itu hal biasa. Setelah terpilih ketua baru sebagai nakhoda organisasi, saya berharap Kadin Sulteng semakin solid,” pungkasnya.

Penulis: TriEditor: Mawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *