PARIMO, Sendernews.id— Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) memperkuat kompetensi tenaga kerja dan pengawas konstruksi melalui pelatihan serta uji sertifikasi.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Adrudin Nur, S.Pd., M.Si mewakili Bupati Parimo, Bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Senin (14/9).
Ia menilai kualitas pembangunan infrastruktur tidak cukup diukur dari besarnya anggaran maupun cepatnya pekerjaan diselesaikan.
Mutu, keselamatan, ketepatan waktu, efisiensi dan manfaat bagi masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus dipastikan.
“Kompetensi sumber daya manusia di sektor konstruksi menjadi salah satu faktor penentu kualitas pekerjaan,” ungkapnya.
Ia menekankan peran pengawas lapangan dalam memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, standar mutu serta ketentuan yang berlaku.
Ia menjelaskan, sertifikasi ini tidak sekadar menjadi dokumen administratif, tetapi harus menunjukkan kemampuan seseorang menjalankan pekerjaan secara profesional sesuai bidang keahliannya.
“Para peserta harus memanfaatkan pelatihan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan, sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi,” jelasnya.
Selain mutu, aspek keselamatan dan kesehatan kerja menjadi perhatian yang tidak boleh diabaikan. Pengawasan harus dilakukan secara objektif dan berintegritas, sementara setiap ketidaksesuaian yang ditemukan di lapangan harus segera dilaporkan dan ditindaklanjuti.
“Tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan para pekerja maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi pekerjaan,” tegasnya.
Ia berharap, pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak tenaga kerja memiliki kompetensi dan sertifikasi sesuai bidangnya.







