PARIMO, sendernews.id— Bupati Parigi Moutong (Parimo), Erwin Burase, melepas 62 anggota kontingen Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Parimo untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Pelepasan kontingen berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Parimo, Kamis (1/10). Puluhan peserta tersebut akan ambil bagian dalam sejumlah kategori perlombaan pada ajang keagamaan tingkat provinsi itu.
Ia mengatakan, keikutsertaan Parimo dalam Pesparani tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis, toleran dan saling menghormati di tengah keberagaman.
“Keikutsertaan Kabupaten Parigi Moutong dalam Pesparani Katolik tingkat Provinsi Sulawesi Tengah merupakan bagian dari komitmen kita bersama untuk terus membangun kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis, toleran, dan saling menghormati dalam bingkai keberagaman,” ungkapnya.
Ia meminta seluruh kontingen mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, disiplin dan penuh tanggung jawab. Kemampuan yang telah dipersiapkan selama masa latihan, kata dia, harus ditampilkan secara maksimal dengan tetap menjunjung sportivitas.
Ia mengingatkan peserta untuk menjaga sikap selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, para peserta tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama Kabupaten Parimo.
“Jangan hanya berorientasi pada pencapaian prestasi. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat persaudaraan antarsesama umat beragama serta memperkuat semangat kebersamaan,” jelasnya.
Sebanyak 62 peserta tersebut akan mengikuti delapan kategori, yakni paduan suara campuran, cerdas cermat rohani anak-anak, cerdas cermat rohani remaja, tutur kitab suci, mazmur anak-anak, mazmur remaja, mazmur Orang Muda Katolik (OMK), serta mazmur dewasa.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pembina, pelatih, pendamping dan official yang telah mempersiapkan kontingen. Dukungan keluarga dan berbagai pihak, baik secara moril maupun materil, juga dinilai turut menunjang keikutsertaan Parimo dalam Pesparani tingkat provinsi.
Ia berpesan agar seluruh anggota kontingen menjaga kesehatan, kekompakan dan semangat selama mengikuti kegiatan.
“Apapun hasil yang diperoleh nantinya, harus menjadi bagian dari proses pembinaan dan pengalaman untuk meningkatkan kualitas serta prestasi pada masa mendatang,” pungkasnya.







