Daerah  

Dua Fasilitas Kesehatan Parimo Diresmikan

Bupati Parimo, Erwin Burase resmikan dua pelayanan kesehatan

PARIMO, Sendernews.id– Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, meresmikan Gedung UPTD Puskesmas Torue dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) untuk memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Dua bangunan tersebut dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pembangunan Puskesmas Torue menelan anggaran Rp7.618.852.000, sedangkan Labkesmas menghabiskan Rp13.200.720.000.

banner 970x250

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Parimo, Darlin, mengatakan pembangunan fasilitas itu merupakan bagian dari investasi pemerintah daerah untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

“Pembangunan ini merupakan investasi pemerintah daerah agar pelayanan kesehatan semakin dekat dan mudah diakses oleh masyarakat,” ungkap Darlin, Kamis (8/10).

Menurutnya, keberadaan Puskesmas Torue dengan fasilitas yang lebih representatif diharapkan meningkatkan pelayanan promotif dan preventif, terutama dalam upaya menjaga kesehatan serta mencegah penyakit di tengah masyarakat.

Sementara itu, Labkesmas Tingkat 2 diproyeksikan memperkuat penyediaan data untuk mengevaluasi program kesehatan daerah. Pemenuhan alat kesehatan untuk fasilitas tersebut ditargetkan berlangsung secara bertahap pada November 2026.

Di luar pembangunan infrastruktur, Pemda Parimo juga menjalankan gerakan Sehat Bersama melalui sejumlah program peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Pada sektor jaminan kesehatan, cakupan kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) di Parimo tercatat mencapai 100,19 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 91,57 persen.

Pemerintah daerah turut menyiapkan anggaran Rp960 juta untuk beasiswa bagi delapan dokter spesialis sebagai bagian dari upaya memperkuat ketersediaan tenaga medis.

Sejumlah layanan gratis juga terus dijalankan. Dinas Kesehatan mencatat layanan pengantaran jenazah atau oto mayat telah mencapai 645 layanan, sedangkan layanan kesehatan bergerak dan kunjungan rumah (mobile health dan home care) tercatat sebanyak 123 layanan.

Pada program cek kesehatan, Parimo disebut meraih peringkat pertama di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Ke depan, pemerintah daerah berencana menyediakan layanan pendampingan gratis bagi orang yang mengalami percobaan bunuh diri pada 2027. Selain itu, Pemda Parimo merancang rumah tunggu rujukan di RSUD Anuntaloko Parigi dan RSUD Undata.

Darlin menyampaikan apresiasi kepada Bupati Parimo dan seluruh pihak yang telah mendukung penguatan sektor kesehatan, baik melalui pembangunan fasilitas maupun pelaksanaan program pelayanan langsung kepada masyarakat.

Penulis: TriEditor: Mawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *