‘Kami Seperti Anak Tiri’, Mahasiswa Parimo di Palu Pertanyakan Keberpihakan Pemkab

Wira Tombolotutu

PARIMO, Sendernews.id – Mahasiswa asal Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) yang menempuh pendidikan di Kota Palu mengaku merasa seperti anak tiri di daerah sendiri. Mereka mempertanyakan keberpihakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parimo yang baru menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Provinsi Gorontalo, namun belum melakukan langkah serupa dengan kampus-kampus di Sulawesi Tengah.

Hal itu disampaikan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad), Wira M. Tombolotutu, Selasa (23/6).

banner 970x250

Menurutnya, perhatian Pemkab Parimo terhadap peningkatan sumber daya manusia melalui kerja sama pendidikan patut diapresiasi, namun kebijakan tersebut seharusnya juga dirasakan secara merata oleh mahasiswa asal Parimo yang sedang menempuh pendidikan di Kota Palu.

“Kami bangga melihat Bapak Bupati memberikan perhatian kepada mahasiswa asal Parimo yang berkuliah di Gorontalo. Namun, kami juga menyayangkan apabila perhatian tersebut tidak diberikan kepada mahasiswa yang menempuh pendidikan di Kota Palu. Kami berharap Pemkab dapat berlaku adil. Ketika kebijakan menggunakan anggaran daerah, maka semestinya manfaatnya juga dirasakan secara adil oleh seluruh anak daerah,” ujar Wira.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Untad itu menilai kondisi tersebut membuat mahasiswa asal Parimo di Palu seolah menjadi anak tiri di daerah sendiri. Karena itu, ia meminta Pemkab melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo melakukan pendataan terhadap mahasiswa asal Parimo yang tersebar di berbagai perguruan tinggi dan sekolah tinggi di Kota Palu.

Menurut Wira, pendataan tersebut penting untuk mengidentifikasi persoalan yang dihadapi mahasiswa di Palu, sehingga pemerintah dapat memberikan solusi yang sama seperti yang tengah diupayakan bagi mahasiswa asal Parimo di Gorontalo.

“Dengan begitu, keadilan yang sama dapat dirasakan oleh kami mahasiswa asal Parimo yang sedang menempuh pendidikan di Kota Palu dan mungkin menghadapi persoalan yang serupa dengan mahasiswa di Gorontalo,” tambahnya.

Diketahui, Pemkab Parimo telah menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Nota kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Erwin Burase bersama Rektor UNG di ruang rapat rektorat pada Minggu (21/6).

Dalam agenda itu, Bupati didampingi Wakil Bupati Abdul Sahid, anggota DPRD Candra Setiawan dan Taufik Borman, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Selain penandatanganan kesepakatan bersama, pertemuan tersebut juga membahas pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk peluang Program Afirmasi Fakultas Kedokteran UNG bagi putra-putri asal Parimo.

Penulis: TriEditor: Mawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *