Daerah  

Tak Tunggu Api Membesar, Polres Parimo Siap Hadapi Karhutla

Kapolres Parimo, AKBP Hendrawan AN, pastikan kesiapan personil dalam menghadapi karhutla

PARIMO, Sendernews.id – Polres Parigi Moutong (Parimo) memastikan personel dan peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam kondisi siap digunakan untuk merespons setiap potensi kebakaran sebelum meluas.

Kesiapan itu ditegaskan melalui Apel Gelar Pasukan dan pengecekan peralatan Karhutla yang dipimpin Kapolres Parimo AKBP Dr. Hendrawan Agustian Nugraha, S.I.K., M.H., di halaman Mako Polres Parimo, Selasa (11/8).

banner 970x250

Dalam amanat Kapolda Sulawesi Tengah yang dibacakan Kapolres, seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla dengan mengutamakan pencegahan, deteksi dini dan kecepatan respons.

Ia menegaskan, setiap informasi terkait kemunculan titik api harus segera ditindaklanjuti. Penanganan tidak boleh menunggu api membesar karena dapat memperluas dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.

“Kunci utama menghadapi Karhutla adalah pencegahan, deteksi dini dan kecepatan respons. Jangan menunggu api membesar baru bergerak,” tegasnya.

Untuk memperkuat pencegahan, Polres Parimo mendorong edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang berpotensi terjadi Karhutla.

Upaya itu dilakukan dengan melibatkan TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, instansi terkait dan masyarakat.

Ia meminta seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas Karhutla bekerja secara maksimal dan mengedepankan langkah preventif.

“Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat secara persuasif dengan melibatkan semua pihak menjadi salah satu langkah nyata dalam upaya pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Kapolres bersama jajaran mengecek kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung penanganan Karhutla. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap operasional dan dapat digunakan sewaktu-waktu.

Langkah tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan Polres Parimo dalam menghadapi potensi Karhutla, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor agar setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat deteksi dini dan memastikan kesiapan personel maupun peralatan dalam menghadapi ancaman Karhutla di wilayah Kabupaten Parimo.

Penulis: TriEditor: Mawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *