PARIMO, Sendernews.id—Sebanyak delapan kepala keluarga dengan total 34 jiwa terdampak kebakaran yang menghanguskan delapan rumah di Dusun I Simoie Tompe, Desa Ogoalas, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.
Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Parimo, Rivai, bersama Kepala Bidang III mendatangi lokasi kejadian atas perintah Bupati Parimo untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus mengidentifikasi kebutuhan setelah kebakaran.
“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan kondisi warga yang terdampak serta mengetahui kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi setelah kejadian kebakaran,” ungkapna Selasa (27/10).
Ia mengatakan, BPBD menyerahkan sejumlah bantuan berupa paket sembako, terpal, kasur, dan family kit untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang kehilangan tempat tinggal.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah desa agar kebutuhan para korban dapat terdata dan penanganannya berjalan sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.
Kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu (24/10), sekitar pukul 02.30 WITA. Peristiwa itu menyebabkan delapan unit rumah mengalami kerusakan berat. Dugaan sementara, kebakaran dipicu penggunaan obat nyamuk bakar.
Meski kerusakan rumah tergolong berat, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Warga yang terdampak untuk sementara menumpang di rumah keluarga maupun kerabat.
Selain menyerahkan bantuan, BPBD berkoordinasi dengan aparat Desa Ogoalas untuk mendata kebutuhan lanjutan, termasuk pakaian layak pakai dan tambahan logistik bagi warga yang terdampak.
Pendataan tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan pascabencana agar bantuan yang dibutuhkan dapat disesuaikan dengan kondisi keluarga korban di lapangan.







