Daerah  

Parimo Bidik SDM dan Pertanian Jadi Prioritas Pembangunan 2027

Bupati Parimo, Erwin Burase

PARIMO, Sendernews.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menetapkan penguatan sumber daya manusia (SDM) dan sektor pertanian sebagai prioritas utama pembangunan daerah pada 2027.

Kebijakan tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

banner 970x250

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.Kom, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Senin (30/3).

Bupati mengatakan, tema pembangunan tahun 2027 adalah “Akselerasi Penguatan Sumber Daya Manusia dalam Pengelolaan Bidang Pertanian yang Didukung Infrastruktur yang Merata.” Tema tersebut dipilih untuk mengoptimalkan potensi pertanian sebagai sektor unggulan daerah melalui peningkatan kualitas SDM.

“Potensi alam yang melimpah tidak akan memberikan hasil maksimal tanpa didukung sumber daya manusia yang terampil dan mampu berinovasi. Kita ingin petani menjadi pelaku utama yang berdaya saing,” ujarnya.

Selain penguatan SDM dan pertanian, Pemkab Parigi Moutong menetapkan lima prioritas pembangunan, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi rakyat, pembangunan infrastruktur yang merata, peningkatan kualitas SDM, penguatan ketahanan ekologi berbasis sosial budaya, serta tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan transparan.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga memaparkan sejumlah indikator pembangunan daerah. Angka kemiskinan di Parigi Moutong tercatat turun dari 14,2 persen pada 2024 menjadi 13,51 persen pada 2025. Namun, capaian tersebut masih berada di atas rata-rata Provinsi Sulawesi Tengah sehingga diperlukan percepatan melalui pemberdayaan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Di sektor ekonomi, pertumbuhan daerah meningkat dari 3,59 persen menjadi 3,92 persen dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya meningkat secara angka, tetapi juga merata dan dapat dirasakan seluruh masyarakat.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 69,48 pada 2024 menjadi 69,99 pada 2025. Angka stunting juga mengalami penurunan dari 28,5 persen pada 2023 menjadi 22,3 persen pada 2024.

Bupati menegaskan Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyelaraskan program pembangunan dengan kebutuhan daerah.

Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menyusun program secara cermat dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta menghindari ego sektoral agar pembangunan 2027 berjalan efektif dan tepat sasaran.

Penulis: TriEditor: Mawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *